Partitur Not Angka "Perih" (Vierra): Melatih Teknik Legato dan Penghayatan Lagu Ballad
Lagu "Perih" dari Vierra (Vierratale) adalah contoh sempurna dari sebuah lagu pop ballad yang mengandalkan kekuatan emosi. Berbeda dengan lagu Vierra lainnya yang up-beat, lagu ini menuntut pemain musik untuk bermain lebih lembut, tenang, dan penuh perasaan.
Bagi siswa yang sedang belajar Pianika atau Keyboard, lagu ini sering menjadi pilihan untuk ujian praktik karena temponya yang tidak terlalu cepat, namun tantangannya ada pada konsistensi tempo dan ekspresi.
Berikut adalah partitur not angka dan panduan teknis cara memainkannya agar terdengar menyentuh hati.
Profil Lagu
Judul: Perih
Artis: Vierra
Tempo: Andante / Adagio (Lambat dan Tenang)
Karakter: Melankolis, Sedih, Mengalir
Teknik Utama: Legato (Bersambung)
Partitur Not Angka
Silakan gunakan gambar notasi di bawah ini untuk panduan latihan Anda:
sumber : hadi sutrisno.com
Bedah Musik: Rahasia Memainkan Lagu "Perih"
Banyak pemula memainkan lagu ini terdengar "kaku" atau seperti robot. Padahal, kunci lagu ini ada pada alunan yang tidak terputus. Berikut tips teknisnya:
1. Teknik Legato (Menyambung) Kebalikan dari lagu "Rasa Ini", lagu "Perih" harus dimainkan dengan teknik Legato.
Caranya: Pastikan nada satu ke nada berikutnya tersambung halus. Jangan angkat jari dari tuts sebelum jari berikutnya menekan tuts lain.
Efek: Suara yang dihasilkan akan terdengar mengalir seperti air, tidak patah-patah.
2. Mainkan Dinamika (Keras-Lembut) Lagu sedih akan membosankan jika volumenya rata dari awal sampai akhir.
Verse (Bait Awal): Mainkan dengan lembut (Piano). Tekan tuts/tiup pianika dengan tenaga minimal.
Chorus (Reff): Saat masuk lirik "Salahkah ku...", naikkan intensitasnya (Mezzo Forte). Berikan tekanan lebih agar emosi lagunya "pecah".
Ending: Kembali melembut (Decrescendo) untuk menutup lagu dengan manis.
3. Tips Khusus Instrumen
Untuk Pianika: Tantangan terbesar adalah napas panjang. Ambil napas dalam-dalam sebelum memulai frasa lagu yang panjang agar suara tidak putus di tengah kalimat.
Untuk Keyboard: Gunakan suara (voice) seperti Grand Piano atau Strings untuk menambah kesan orkestra yang megah. Gunakan pedal sustain agar suara piano bergema, tapi jangan diinjak terus menerus agar nada tidak bertumpuk (becek).
Rekomendasi untuk Ujian Praktik
Saya sangat merekomendasikan lagu ini bagi siswa yang:
Kurang Percaya Diri dengan Kecepatan: Jika jari Anda belum lincah untuk lagu cepat, pilihlah lagu ini. Fokusnya bukan pada kecepatan, tapi pada ketepatan dan rasa.
Ingin Nilai Plus di "Penghayatan": Guru seni budaya biasanya memberikan nilai tinggi bagi siswa yang bisa membawakan lagu ini dengan feeling yang pas (tidak terburu-buru).
Selamat mencoba! Resapi setiap nadanya, jangan hanya sekadar menekan tuts.